Sabtu, 06 Juli 2013

Observasi Berwawasan Lingkungan

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
            Penulisan makalah ini bertujuan untuk melengkapi tugas akhir Semester Genap mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup. Makalah ini membahas mengenai lingkungan sekitar sebuah Sekolah, yang kami jadikan objek observasi adalah SMP N 11 Semarang. Latar belakang disusunnya makalah ini karena beberapa hal, diantaranya adalah keinginan kami dalam memberikan manfaat bagi pembaca mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup yang ada di sekitar kita. Banyak hal yang dapat kita peroleh dari lingkungan hidup yang bersih, banyak manfaat yang dapat kita peroleh pula dari bersih dan rapinya lingkungan hidup yang ada di sekitar kita.
Lingkungan adalah suatu media dimana mahluk hidup tinggal,  mencari penghidupannya,  dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan mahluk hidup yang menempatinya.
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernafas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan.
Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan lingkungan orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. 
Manusia hidup, tumbuh,  dan berkembang dalam lingkungan alam dan budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosistim  yakni suatu unit atau satuan fungsional dari mahluk-mahluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosistim terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang memepengaruhi mahluk hidup diantaranya,  tanah, udara, atau gas-gas yang membentuk atmosfer, air, cahaya, suhu atau temperatur, sedangkan komponen biotik diantaranya adalaah produsen, konsumen, pengurai.
Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya maupun komunitas biologis di tempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia tanpa jelas di kota-kota, dibandingkan pelosok dimana penduduknya masih sedikit dan primitif. Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secra positif maupun negatif. Faktor yang sangat memprihatinkan adahalah karena banyaknya pencemaran lingkungan yang terjadi di era globalisassi saat ini. Banyak sekali dampak buruk yang dihadapkan pada kenyataan sekarang ini. Kurangnya respon yang cakap dari manusia sekitar sendiri dan kurangnya penjelasan mendetail mengenai pentingnya lingkungan bagi kehidupan yang  pada akhirnya membawa dampak buruk bagi kehidupan kita dan anak cucu kita semua. Hal itulah yang membuat kami prihatin akan keadaan lingkungan hidup saat ini.
            SMP N 11 Semarang termasuk SMP yang bisa dibilang cukup menekankan arti pentingnya lingkungan hidup di kalangan siswa- siswanya. Sekolahan yang bersih dan indah merupakan salah satu yang dapat membuat kenyamanan bagi penduduk sekolah dan warga sekitar. Pengolahan sampah yang benar juga sangat penting demi terwujudnya sekolah yang bersih, sehat dan rapi.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana deskripsi mengenai lingkungan hidup secara luas?
2. Bagaimana keadaan  SMP N 11 Semarang dan program yang digalakkan oleh sekolah tersebut demi terwujudnya lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi?
3. Bagaimana kendala yang dihadapi oleh sekolah tersebut dalam upaya mereka mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi?
4. Bagaimana langkah- langkah yang dapat ditempuh oleh sekolah tersebut untuk menangani kendala yang mereka hadapi dalam upaya mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi?
C. Tujuan
1. Menjelaskan mengenai deskripsi lingkungan hidup secara luas.
2. Menjelaskan mengenai lingkungan SMP N 11 Semarang dan program yang digalakkan oleh sekolah tersebut demi terwujudnya lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi.
3. Menjelaskan mengenai kendala yang dihadapi oleh sekolah tersebut dalam upaya mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi.
4. Menjelaskan langkah- langkah yang dapat ditempuh oleh sekolah tersebut untuk menangani kendala yang mereka hadapi dalam upaya mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi.




BAB II
PEMBAHASAN
A. Deskripsi Mengenai Lingkuingan Hidup
 Pada dasarnya lingkungan hidup dapat diartikan sebagai pemberian dari Tuhan kepada makhluknya untuk dimanfaatkan sebaik mungkin dan dijaga serta dilestarikan. Lingkungan hidup, sering disebut sebagai lingkungan, adalah istilah yang dapat mencakup segala makhluk hidup dan tak hidup di alam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan.
Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
B. Gambaran Sekolah dan Program yang Ditempuh demi Terwujudnya Lingkungan Hidup yang Bersih, Sehat dan Rapi.
1. Profil Sekolah
                  SMP Negeri (SMP N) 11 Semarang, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di Jalan Karangrejo Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Secara geografis sekolah ini mempunyai letak yang strategis, dekat dengan jalan raya dan perumahan warga yang tertata rapi. Walaupun dekat jalan raya, tetapi tidak terlalu bising dan kendaraan yang lalu lalang dapat dikatakan sedikit atau termasuk jarang karena jalan tersebut bukan jalur utama sehingga sangat cocok didirikan sebuah sekolah. Berikut penjabaran mengenai keadaan SMP Negeri 11 Semarang:
a.       Jenis Bangunan yang Mengelilingi Sekolah
      SMP Negeri 11 Semarang berada di daerah perumahan warga di kelurahan Karangrejo kecamatan Gajah mungkur kota Semarang. SMP Negeri 11 Semarang ini juga dekat dengan Gelanggang Olahraga Jatidiri Semarang. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah ini, yaitu:
·         Sebelah utara berbatasan dengan perumahan warga.
·         Sebelah timur berbatasan dengan kelurahan Karangrejo.
·         Sebelah selatan berbatasan dengan perumahan warga dan lapangan serbaguna.
·         Sebelah barat berbatasan dengan perumahan warga dan kebun.
b.      Kondisi Lingkungan Sekolah
SMP Negeri 11 Semarang relatif dekat dari jalur transportasi, perkiraan jarak antara jalan raya dengan sekolah tersebut termasuk tidak terlalu jauh. Tingkat kebisingan dari kendaraan dalam rangka belajar pun sangat rendah dan dapat terkontrol sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu. Kebersihan lingkungan sekolah juga terjaga. Jalan penghubung dengan sekolah juga sangat mudah dicapai, selain itu banyaknya gang di lingkungan perumahan penduduk membuat mudah mencapai sekolah dari arah mana saja sehingga memudahkan jalan akses siswa menuju sekolah. SMPN 11 Semarang mempunyai Visi : Unggul Dalam Ilmu dan Terampil Berlandaskan Iman dan Taqwa. SMP N 11 Seamarang juga memiliki Misi sebagai berikut :
1.      Mewujudkan standar kelulusan yang cerdas, terampil, kompetitif, cinta tanah air, beriman dan bertaqwa
2.      Mewujudkan standar isi Dokumen KTSP dan perangkat pembelajar di sekolah
3.      Mewujudkan standar proses pembelajaran yang efektif dan efifien dengan pendekatan CTL berbasis ICT
4.      Mewujudkan standar tenaga pendidik dan kependidikan yang mampu dan tangguh
5.      Mewujudkan standar prasarana dan sarana pendidikan yang relevan dan mutakhir
6.      Mewujudkan standar pengelolaan pendidikan berbasis sekolah yang tangguh
7.      Mewujudkan standar pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil
8.      Mewujudkan standar penilaian pendidikan
9.      Mewujudkan budaya mutu dan lingkungan sekolah yang memenuhi K6 (Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kerindangan, Keindahan dan Kekeluargaan)
Dari Misi SMP N 11 Semarang yang ke-9 sudah dapat kita lihat bahwa sekolah ini juga mementingkan suatu kebersihan, kerindangan dan keindahan lingkungan hidup yang ada di sekolah mereka.
2. Hasil Pengamatan
Sesuai dengan pengamatan yang dilakukan ditempat observasi yakni SMP N 11 Semarang, kami merasa tidak terlalu kesulitan dalam melakukan pengamatan. Sekolah ini cukuplah luas dan lumayan bersih. Hal ini diakibatkan oleh warga sekolah yang terlihat sangat peduli dengan lingkungan sekolah mereka. Mereka sudah membuang sampah dan kotoran-kotoran dengan teratur yakni di buang di tempat sampah yang sudah disediakan. Mereka memisahkan antara sampah organik dan sampah non organik. Dari tempat sampah organik dan non organik yang ada di luar kelas, depan kantor guru, kantor kepala sekolah maupun kantin, pada akhirnya semua smpah- sampah itu di tampung dalam bak penampungan yang letaknya ada di belakang gedung sekolah, bak penampungan sampah itu juga dibedakan antara sampah organik dan sampah non organik, namun masih ada beberapa yang kurang memperhatikan hal itu, masih ada beberapa sampah organik yang dibuang dalam bak sampah non organik, maupun sebaliknya. Menurut pandangan kami, selokan yang ada di lingkungan SMP N 11 Semarang juga cukup bersih, walaupun SMP ini berada di daerah Semarang yang lumayan tidak terlalu terkenal seperti halnya SMP yang ada di pusat kota Semarang, namun dalm hal lingkungan hidup SMP ini tidak kalah jika dibandingkan dengan SMP Negeri lain di Semarang.
            Tanaman yang ada di sekitar lingkungan SMP N 11 Semarang beranekaragam, dari tanaman empon- empon yang kecil yang ditanam di depan kantor guru, tanaman hias yang ada di depan kelas- kelas, hingga tanaman tahunan yang ada di halaman sekolah dan di dekat kantin dan di tempat- tempat teduh lainnya. Warga sekolah cukup rajin melakukan penanaman berkala dan penyiraman yang rutin, meskipun ada beberapa tanaman yang sedikit kering dan layu, namun itu karena faktor cuaca dan karena adanya sedikit warga sekolah yang kurang turut berpartisipasi dalam hal ini.
Karena adanya sikap yang peduli terhadap lingkungan sekolah, maka sepengamatan kami tidak ada masalah pencemaran lingkungan yang terjadi di SMP N 11 Semarang. Warga sekolah, khususnya siswa dan guru bersama- sama gotong royong dalam hal ini dengan kerja sama yang cukup efektif yakni melakukan kerja bakti rutin untuk membersihkan lingkungan sekolah mereka.
3. Hasil Wawancara
Berdasarkan wawancara yang kami lakukan, dengan melakukan beberapa tanya jawab kepada siswa SMP N 11 Semarang mengenai pendapat mereka tentang pentingnya lingkungan hidup yang ada di sekolah mereka, kami mendapatkan beberapa catatan akan hal itu. Siswa yang berhasil kami wawancara tersebut menceritakan beberapa hal mengenai sekolah mereka. Kami menanyakan mengenai bagaimana pandangan mereka (penilaian) mengenai sekolah mereka sendiri dalam hal kebersihan lingkungan hidupnya, siswa tersebut yakni : Yohanes, Yuwilias, Musa Darmawa S, Antonius, Diki Putra dan Bradon, mereka kompak menjawab dengan yakin bahwa SMP N 11 Semarang sudah bersih, Antonius menjabarkan bahwa SMP N 11 Semarang sudah bersih, namun perlu ada program selanjutnya mengenai kerapian dan kebersihan sekolah mereka ini. Sudah sekitar 80% siswa melakukan pembuangan sampah pada tempatnya dengan benar- benar tepat, karena sebenarnya masih ada siswa yang terkadang enggan memperhatikan peraturan sekolah mengenai membuang sampah pada tempatnya, mereka memang membuang sampah pada tempat sampah namun tidak memperhatikan sampah itu organik atau non organik. Masih banyak sampah organik yang dibuang pada tempat sampah non organik ataupun sebaliknya.
Menurut Antonius, SMP N 11 Semarang sudah memiliki program rutin yang mereka jalankan selama beberapa tahun ini, yakni kegiatan Jumat Bersih dan Sabtu Hijau. Di Hari jumat warga sekolah bersama- sama membersihkan lingkungan sekolah, termasuk ruang kelas, halaman, selokan dan juga tempat sampah. Di hari Sabtu mereka terkadang membawa tanaman hijau untuk ditanam di sekolah mereka. Tanaman yang mereka bawa bermacam- macam jenis, mulai dari empon- empon, tanaman hias maupun tanaman tahunan.
SMP N 11 Semarang mengutamakan program yang sudah mereka jalani beberapa waktu belakangan ini. Menurut siswa yang kami wawancara, SMP mereka ini sudah cukup baik dalam menerapkan program rutin mengenai kebersihan yang ada di lingkungan sekolah mereka, pada dasarnya mereka sudah memiliki program rutin yang wajib dijalani oleh semua warga SMP N 11 Semarang, hanya perlu beberapa pembenahan dan kerjasama yang baik dan tegas dari semua warga sekolah demi tercapainya sekolah yang bersih, sehat dan rapi. Siswa- siswa tersebut juga menyebutkan mereka merasa lebih sehat jika linkungan sekolah mereka bersih dan rapi, jadi kebersihan dan kerapian sangat berpengaruh positif bagi seluruh warga SMP N 11 Semarang dan juga warga sekitar sekolah.
C. Kendala yang dihadapi oleh SMP N 11 Semarang dalam Upaya Mewujudkan Lingkungan Hidup yang Bersih, Sehat dan Rapi.
            Berdasarkan wawancara yang kami lakukan terhadap siswa dan juga Wakil Kepala Sekolah SMP N 11 Semarang, meskipun sudah diterapkan beberapa program kebersihan di SMP N 11 Semarang, namun masih saja belum bisa berjalan lancer 100 %. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor- faktor tersebut antara lain adalah :
1.      Kurangnya rasa tanggung jawab dari warga sekolah yang terkadang tidak berpasrtisipasi dalam kegiatan program kebersihan yang sudah dicanangkan.
2.      Kurangnya penyuluhan dan sedikit seminar mengenai lingkungan hidup.
3.      Siswa yang terkadang bersikap acuh tak acuh terhadap sampah yang mereka buang sembarangan.
4.      Guru dan Siswa yang kurang bisa bekerja sama.
Beberapa faktor tersebut termasuk ke dalam kendala yang dihadapi oleh SMP N 11 Semarang dalam upaya mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi.
D. Langkah- langkah yang Dapat ditempuh SMP N 11 Semarang untuk Menangani Kendala yang Mereka Hadapi dalam Upaya Mewujudkan Lingkungan Hidup yang Bersih, Sehat dan Rapi.
            Beberapa hal perlu menjadi kajian sekolah ini untuk menjadikannya sebagai sekolah yang bersih, sehat dan rapi. Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak. Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan.
            Hal tersebut seharusnya dapat menjadi catatan bagi SMP N 11 Semarang, banyak hal yang harus mereka perhatikan mengenai lingkungan hidup, mereka paling tidak dapat sedikit menerapkan program pemerintah mengenai pembangunan berwawasan lingkungan. Paling utama adalah membangun saling percaya dan rasa bertanggungjawab serta kerjasama yang dapat berlangsung dengan baik antar warga sekolah tersebut.
            Beberapa upaya yang dapat dilakuklan oleh warga SMP N 11 Semarang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup yang ada di sekolah mereka antara lain:
a. Pelestarian tanah
Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi). Siswa tetap harus mempertahankan program yang sudah ada dan sudah diterapkan di sekolah mereka, yakni Sabtu Hijau.
b. Pelestarian udara
Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen. Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang. Keadaan ini sangat membahayakan bagi warga SMP N 11 Semarang dan juga warga sekitar sekolah. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat.
Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:
1)      Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias
Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.
2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, degan tidak membakar sampah- sampah yang sudah berada di bak penampungan akhir. Sampah- sampah tersebut seharusnya dipisahkan antara organik dan non organik kemudian dilakukan daur ulang untuk sampah an organik dan di buat kompos untuk sampah organik.
3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC yang ada di ruang kelas maupun ruang guru, gas ini adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari. Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.
Hal yang paling utama adalah kesadaran dan rasa tanggungjawab dari masing- masing warga sekolah tersebut. Beberapa kali dalam satu minggu paling tidak diadakan penyuluhan maupun seminar mengenai pentingnya kebersihan lingkungan hidup yang dapat menyehatkan. Terciptanya lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi adalah yang diinginkan.





BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
1.      Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
2.      Lingkungan hidup yang ada di SMP N 11 Semarang sudah terjaga dengan baik.
3.      Ada beberapa program yang diterapkan oleh SMP N 11 Semarang demi tercapainya lingkungan hidup yang bersih, sehat dan rapi, diantaranya yakni Jumat Bersih dan Sabtu Hijau.
4.      Beberapa kendala yang dihadapi oleh SMP N 11 Semarang dalam mencapai lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan rapi adalah karena kurangnya kesadaran warga sekolah akan tanggungjawab mereka dalam menjaga kebersihan.
5.      Beberapa langkah yang harus ditempuh oleh SMP N 11 Semarang dalam mencapai lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan rapi adalah dengan saling percaya dan membangun rasa tanggung jawab antar warga sekolah dan menerapkan beberapa program dengan baik.







DAFTAR PUSTAKA
Wikimapia. 2012. SMP N 1 Semarang. Semarang: E-book
Ghozali, Imam. 2012. Praktek Pengalaman Lapangan 1 di SMP N 11 Semarang. Semarang: UNNES
Pradieta. 2011. Pelestarian Lingkungan Hidup. Jakarta: Blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar